Netralitas TNI Harga Mati

Bagikan:
Dandim 0212/TS Letkol Inf Akbar NY SIP memaparkan netralitas dan instruksinya di hadapan para prajurit jajaran Kodim, Senin (28/1) di Aula Simorangkir-Daulay Kodim 0212 TS. (Samman Siahaan/Metro Tabagsel)

SIDIMPUAN – Netralitas TNI di dalam perhelatan Politik baik pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif menjadi harga mati.

Hal tersebut disampaikan oleh Dandim 0212/TS Letkol Inf Akbar Nofrizal Yusananto SIP di hadapan Prajurit TNI di lingkungan Kodim 0212/TS yang dikumpulkannya di Aula Daulay Simorangkir Makodim 0212/TS, Senin (28/1).

Pengarahan Dandim 0212/TS tersebut dihadiri Para Danramil, Perwira Staf Kodim, Personil kodim dan PNS di Lingkungan Kodim 0212/TS dengan jumlah 165 Personil.

Dandim dalam arahannya kepada Prajurit Kodim 0212/TS mengatakan bahwa dalam pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019 yang tidak lama lagi akan digelar ini, prajurit TNI harus betul-betul menjaga netralitasnya.

“Netralitas TNI itu adalah harga mati, untuk itu seluruh prajurit yang ada di Kodim 0212/TS ini, baik ia Babinsa maupun PNS jangan terlibat politik praktis, karena ada sangsi yang mengaturnya,” tegas Letkol Akbar.

Lebih lanjut Letkol Akbar mengatakan bahwa sekarang ini banyak para calon dalam kontestasi pemilu ini, baik dari calon legislatif maupun calon Presiden yang mau memanfaatkan nama TNI, maka dari itu, seluruh prajurit khususnya di lingkungan Kodim 0212/TS harus jeli di dalam mencermati perkembangan yang ada di lapangan.

“Mari kita jaga sinergitas, soliditas bersama Polri menjaga kekondusifan di Wilayah. Mulai dari satuan bawah Koramil-koramil bersama Muspika. Prajurit jangan ragu-ragu di lapangan,” pungkas perwira menengah itu menegaskan. (san)

Bagikan: