Pembentukan BNN di Padangsidimpuan: Ini Kata Kepala BNN Sumut

Bagikan:
Badan Narkotika Nasional (BNN)

SIDIMPUAN – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara mengatakan pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kota Padangsidimpuan masih dalam tahap proses. Belum ada dapat informasi perkembangan pembentukan BNN di wilayah Kota Padangsidimpuan.

“Pada tahun 2017 lalu kita usulkan pembentukan BNNK sebanyak 6 daerah di Sumatera Utara, ternyata ada 3 daerah di setujui. Kita (Padangsidimpuan) belum termasuk memang,” kata Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Marsauli Siregar SH didampingi Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH, ketika diwawancarai Harian Metro Tabagsel, usai acara Penyampaian Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2018 di Gedung Adam Malik, Rabu (23/1).

Marsauli menyebutkan, pembentukan BNNK yang disetujui hanya 3 daerah dari 6 usulan, yaitu Pemkab Batubara, Pemkab Labura dan dan Pemkab Simalungun. Sisanya masih dalam tahap proses atau belum ada keputusan.

“Itu kan kebijakan di Pusat, kita sudah usulkan. Mungkin saja masalah anggaran. Tetapi persyaratannya semua (usulan yang 6) sudah lengkap, kita tinggal menunggu saja,” jelasnya.

Pada tahun itu, kata Marsauli, ada 20 daerah yang disetujui pembentukan BNN di Indonesia termasuk Sumatera Utara mendapatkan persetujuan untuk 3 daerah. “Itu kan udah hebat. Dari seluruh Indonesia, 3 di Sumatera Utara,” jelasnya.

Untuk sementara, Kepala BNN Sumut ini menyebutkan BNNK yang ada di daerah dapat diefektifkan untuk daerah lain yang belum memiliki instansi BNN. “Sambil menunggu itu, BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten) yang ada di efektifkan. Kalau Menpan bilang buka keran, persyaratannya sudah disana,” jelasnya.

Pada tahun 2017 lalu, Pemerintah Kota Padangsidimpuan pernah mengusulkan pembentukan BNN di wilayah Kota Padangsidimpuan. Hingga sekarang, usulan pembentukan BNN tersebut belum mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Pusat. (bsl)

Bagikan: