Jembatan Baley Rampung, Aek Natas Tak Lagi Terisolir

Bagikan:
Jembatan baley telah rampung dan ribuan warga di Desa Aek Natas dan Dolok Godang, Kecamatan Angkola Selatan, tak terisolir lagi. (Amran Pohan/Metro Tabagsel)

TAPSEL – Jembatan baley yang berfungsi, pengganti sementara jembatan yang ambruk beberapa waktu lalu, telah rampung. Desa Aek Natas dan Dolok Godang, Kecamatan Angkola Selatan, tak terisolir lagi.

Dan telah bisa dilalui, kendaraan. Hal ini diutarakan Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu didampingi Kadis PUPR Tapsel Chairul Rizal Lubis pada awak media, Selasa (22/1).

Dikatakan, jembatan baley yang dibangun Pemkab Tapsel ini memiliki panjangnya 24 meter dengan lebar empat meter.

Dan dengan rampungnya pembangunan jembatan baley itu, tentunya masyarakat dua desa tak lagi terisolir atau kesulitan, untuk keluar masuk ke desanya. Khususnya yang menggunakan kendaraan.

Dengan rampungnya pembangunan jembatan baley atau jembatan sementara itu, beberapa warga setempat mengungkapkan terima kasih kepada Bupati Tapsel yang begitu peduli dan dalam mengatasi masalah di tengah masyarakat.

“Semoga Bupati selalu sehat, agar tetap bisa berbuat banyak hal di tengah masyarakatnya,” ujar Partahian (45) salah seorang warga.

Sementara itu, tokoh pemuda Kabupaten Tapsel Dolly Putra P Pasaribu mengungkapkan, ambruknya jembatan kayu tersebut, disebabkan telah termakan usia. Namun, sangat bangga melihat kesigapan dan semangat kegotong royongan masyarakat setempat dalam menanggulangi bencana ambruknya jembatan itu.

Dan sebagai pemuda yang juga Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Tapsel, Dolly Putra P Pasaribu mengucapkan terima kasih. Dan berharap, semangat kebersamaan, kegotong royongan, tetap dipertahankan, karena hal itu merupakan kekuatan yang luar biasa. (ran)

Bagikan: