Balita Ini Derita Gizi Buruk… Semua Sudah Dilakukan!! Sekarang hanya Bisa Doa

Bagikan:
Kondisi Salsabila Harahap (2,5) yang mengalami gizi buruk saat menjalani perawatan di RSUD Tapsel. (Amran Pohan/Metro Tabagsel)

TAPSEL – Salsabila Harahap (2,5), warga Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel diduga mengalami gizi buruk. Pasalnya, di usia 2,5 tahun, Salsabilah tampak kurus kering. Dan belum bisa berdiri apalagi berjalan. Dan saat ini, anak ketiga dari tiga bersaudara itu sedang menjalani perawatan di RSUD Tapsel.

Amatan Metro Tabagsel, Kamis (17/1), anak bungsu dari pasangan Romadhon Harahap (58) dan Herlina Sarumpaet (41), itu tampak lemah. Pandangannya sayu, dan matanya sedikit berair. Tubuhnya kurus kering, seolah tulang dibalut kulit. Sesekali, terdengar tangisan kecilnya saat awak media ini berbincang dengan Romadhon Harahap, ayahnya.

Kepada awak media, Romadon menjelaskan, anaknya sudah dirawat di RS plat merah itu sekitar 2 minggu terakhir. Selain si bungsu, ternyata istrinya yang juga ibu Salsabila juga pernah sama sama dirawat di RSUD Tapsel dengan penyakit yang hampir sama. Namun, Herlina telah pulang lebih awal karena kondisinya sudah semakin membaik.

“Segala usaha sudah dilakukan, sekarang saya hanya bisa berdoa, agar anak dan istri saya sehat kembali,” ujarnya.

Diungkapkannya, Salsabila lahir dengan kondisi sehat. Namun, saat mulai berdiri, anaknya itu mulai sakit sakitan dan kurus. Awalnya, suhu tubuhnya sering tidak stabil. Lantas, mereka membawanya ke puskesmas terdekat.

“Selama ini hanya berobat ke puskesmas dan diberi obat oleh petugas medis,” tuturnya seraya menyampaikan, akibat kondisi keuangan keluarga, anaknya dirawat seadanya saja.

Namun sambungnya, setelah sempat dirawat di Puskesmas Pargarutan, Angkola Timur, akhirnya anaknya dirujuk ke RSUD Tapsel yang ada di Sipirok.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tapsel Marasaud melalui Kabid Kesehatan Masyarakat Hj Mawarni Harahap mengakui anak tersebut mengalami kasus gizi buruk. Hal itu kata Mawarni, sesuai dengan hasil diagnosa dokter yang menangani.

“Selain gizi buruk, si anak juga ada TB. Kita sudah tangani dan akan terus pantau perkembangannya,” terangnya. (ran)

Bagikan: