Gempa, Listrik Padam

Bagikan:
Ilustrasi

TAPSEL – Gempa juga terasa di wilayah Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel. Hanya saja, gempa tersebut, tak begitu kuat.

Sehingga tak membuat warga panik. Bahkan, tak ada yang ke luar rumah. Namun, ketika ayunan gempa sekitar pukul 07.00 WIB, bertepatan dengan padamnya listrik.

Beberapa warga Sipirok seperti Ari Harahap (30) dan Ade Tanjung (30) mengaku tak tahu dan tak merasakan adanya gempa. “Gak tahu ada gempa bang. Kapan itu ya,” ucap Ari pada awak koran ini.

Sementara itu beberapa warga lainnya memang mengaku merasakan ayunan gempa tersebut. Namun, tidak begitu kuat dan hanya beberapa saat saja. Sehingga, masyarakat beraktivitas seperti biasa.

“Kebetulan saya masih dirumah. Pas pula listrik padam, makanya tahu ada gempa,” ungkap Sabar (43).

Warga Kaget, Gempa Guncang Taput

Sementara itu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Selasa (15/1) sekira pukul 06.50 WIB diguncang gempa bumi 5,0 skala richter. Informasi dihimpun, berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi Klimatalogi, dan Geofisika (BMKG), gempa yang terjadi memiliki episenter pada koordinat 1,77 LU dan 99,09 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 31 km arah tenggara Kota Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara pada kedalaman 10 km.

Dinyatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, ini merupakan jenis gempa bumi tektonik kerak dangkal atau “shallow crustal earthquake” yang terjadi akibat aktivitas zona sesar Sumatera “Sumatera Fault Zone” pada segmen Toru.

Hasil analisis mekanisme sumber juga disebut menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis mendatar atau “strike-slip fault”.

Diinformasikan juga, guncangan gempa dirasakan di daerah Tarutung dan Sipahutar IV MMI, Porsea II-III MMI, dengan hasil pemodelan yang menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

BMKG mencatat, hingga pukul 07.19 wib, tidak ada aktivitas gempa bumi susulan yang terjadi.

“Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya,” tulisnya.

Yuli Sihombing, salah seorang warga Kecamatan Tarutung, mengakui merasakan gempa yang terjadi.

“Kami kaget tadi pagi merasakan guncangan gempa bumi itu. Namun memang tidak terlalu keras. Semua aman-aman saja, tidak ada kerusakan di dalam maupun di luar rumah sekitar Kota Tarutung,” akunya, Selasa, (15/1).

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Utara, Yunus Caesar Hutauruk yang dikonfirmasi terkait dampak gempa menyebutkan bahwa gempa yang terjadi tidak menimbulkan kerusakan.

“Tadi, kita sudah berkoordinasi dengan Camat Pahae Jae yang diteruskan dengan seluruh kepala desa di wilayah itu. Tidak ada dampak kerusakan yang terjadi,” sebutnya. (ran/as)

Bagikan: