AMP3R Beberkan Dugaan Korupsi di Disporabudpar

Bagikan:
UNJUK RASA- Massa dari AMP3R saat menggelar aksi di halaman kantor Walikota Sidimpuan, Kamis (2/2). Mereka menuding ada dugaan praktik korupsi di Disporabudpar.

Saat Melakukan Aksi di Kantor Walikota Psp

MetroTabagsel.com, SIDIMPUAN– Sejumlah massa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Pejuang Rakyat (AMP3R) mendatangi Kantor Walikota Padangsidimpuan, Kamis (2/2).

Meski tidak seorang pun pihak Pemko yang menanggapi, namun massa bersikukuh menyampaikan aspirasi mereka tentang dugaan praktik korupsi di Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) setempat.

Delapan orang dari lembaga AMP3R mendatangi Kantor Walikota untuk menyampiakan aspirasi mereka. Meski tidak dengan massa yang ramai, aksi yang dikoordinator Rahmad Pasaribu dan kawan-kawan (dkk) ini menuding pihak Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata diduga melakukan penyelewengan anggaran.

“Kami sebagai anak negeri yang lahir dan tumbuh besar di Psp menaruh perhatian yang besar terhadap kota tercinta ini. Apalagi menyangkut perilaku korupsi yang merugikan negara,” tukas Rahmad.

Mereka menuding, stagnannya perkembangan dan kemajuan Kota Psp disebabkan masih adanya praktik KKN yang tumbuh subur, di antaranya mereka yang sinyalir melakukan dugaan korupsi. Seperti, pelaksanaan promosi wisata nusantara dalam dan luar negeri tahun anggaran 2014 senilai Rp64 juta, tahun 2015 sebesar Rp73 juta dan tahun anggaran 2016 sebesar Rp82 juta.

Selanjutnya, dugaan korupsi anggaran pengembangan kebudayaan dan pariwisata tahun 2014 senilai Rp300 juta, tahun 2015 Rp159 juta dan tahun anggaran 2016 sebesar Rp261 juta.

Bagikan: