Mantan Napi Tewas di Rumah Bandar Narkoba

Bagikan:
Petugas RSUD Kota Psp bersama keluarga saat hendak membawa jenazah Jaminuddin ke rumah duka di Desa Batu Hula, Batang Toru, Tapsel, menggunakan ambulans, Minggu (17/1). Oryza Pasaribu/Metro Tabagsel

METROTABAGSEL.COM, SIDIMPUAN– Jaminuddin (21) ditemukan warga tewas tergantung di dalam rumah di Desa Hutapadang, Rimba Soping, Kecamatan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan (Psp), Sabtu (16/1) sekitar pukul 18.00 WIB.

Pria yang baru ke luar dari Lapas Salambue akhir Desember 2015 itu, diperkirakan sudah tidak bernyawa sejak 10 hari terakhir. Dan, ia ditemukan di rumah milik Idhul Wardi alias Magrib terpidana kasus puluhan gram sabu yang hingga kini masih mendekam di Lapas Salambue.

Kapolres Kota Psp AKBP M Helmi Lubis SIK melalui Kasat Reskrim AKP DB Diriono Sihotang, Minggu (17/1), mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari warga tentang orang tidak dikenal yang terlihat dari luar rumah dengan posisi tergantung.

“Mulanya warga mencium bau tidak sedap yang diduga berasal dari dalam rumah itu. Setelah diintip dari luar rumah, rupanya mereka melihat ada seperti manusia dalam posisi tergantung di bagian dalam rumah,” bebernya.

Mendapat informasi tersebut, petugas langsung turun ke lokasi dan mengevakuasi jenazah yang saat itu belum diketahui identitasnya. “Saat ditemukan, posisi tubuhnya tergantung di pintu dekat kamar. Ada kain sarung di bagian leher. Kondisinya juga sudah menghitam. Diperkirakan sudah beberapa hari ini meninggal,” ujarnya.

Selanjutnya, petugas membawa jenazah korban ke RSUD Kota Psp untuk dilakukan visum. Namun, petugas sempat kesulitan mengidentifikasi jenazah. Sebab, tidak ada satu pun warga sekitar di Desa Hutapadang, Rimba Soping Kota Psp yang mengenal korban.

Setelah ada pihak keluarga menghubungi handphone yang ditemukan petugas di lokasi, akhirnya diketahui jenazah bernama Jaminuddin (21) warga Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Tapsel.

“Jenazah sudah kita serahkan kepada keluarga. Mereka sudah membuat surat pernyataan dan menerima kematian jenazah yang diduga akibat bunuh diri,” pungkas Sihotang sembari menyebut korban ditemukan di rumah mantan polisi yang dipidana atas kepemilikan puluhan gram sabu.

Pantauan Metro Tabagsel kemarin, jenazah masuk ke kamar mayat RSUD Kota Psp Sabtu (16/1) malam. Jenazah sempat bermalam dan disimpan dalam lemari pendingin. Sekitar pukul 12.00 WIB sejumlah keluarga jenazah terlihat mendatangi rumah sakit dan memastikan bahwa korban adalah benar keluarga mereka.

Seperti penuturan Nurdin Ginting (50). Pria yang mengaku sebagai orangtua korban mengatakan, Jaminuddin adalah anak kedua dari empat bersaudara. Ia baru menjalani pembebasan bersayarat (PB) dari Lapas Salambue pada 28 Desember 2015.

Dan, sejak Jaminuddin bebas, residivis kasus curanmor itu tidak mau pulang ke rumah mereka di Batangtoru. “Terakhir berjumpa waktu dia bebas dari penjara. Sudah kami ajak pulang, namun ia beralasan ingin mencari pekerjaan dan tinggal di rumah kawannya di Sidimpuan ini,” ujar Nurdin Ginting bersama istrinya, Melati, yang terlihat terus menangisi kematian anaknya.

Saat ditanya apa kira-kira yang menjadi motif Jaminuddin sampai nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Nurdin tidak mengetahuinya secara pasti.

Sejak anaknya bebas, pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu mengaku nyaris tidak pernah berkomunikasi dengan putranya tersebut. “Terakhir sekitar dua minggu lalu, itupun sama mamaknya dia teleponan,” jawabnya sedih dan sudah sering mengajak anaknya untuk kembali ke kediaman mereka.

“Malah kemarin, saya mau buatkan dia usaha jualan minyak di depan rumah, maksudnya biar ada kegiatannya. Tapi itu lah, dia tidak mau. Kami juga tidak tahu pasti apa sebabnya dia sampai seperti ini,” pungkasnya sambil berusaha menenangkan istrinya yang terus menangis.

Sementara itu, Kepala Lingkungan Huta Padang, Rimba soping, Parluhutan Gultom menuturkan, sebelumnya rumah itu sudah kosong beberapa bulan lalu karena pemiliknya mendekam dalam penjara.

Kemudian sepengetahuannya dari warga, rumah itu dihuni mantan napi yang ke luar penjara pada 29 Desember Tahun 2015 kemarin yang diketahui bernama Jaminuddin.

“Kami ada mendapat laporan dari salah seorang warga. Ada itu bau menyengat di sekitar rumah saat ini kosong, rupanya benar itu mayat. Kemudian kami langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian,” ucapnya. (yza/mag 01)

Bagikan: