Panompuan Jae Panen Padi 8,6 Ton per Ha

Bagikan:
PANEN RAYA- Dandim 0212/TS Letkol Inf Uyat Harahap SIP didampingi Danramil 18/Pargarutan saat melakukan panen raya di Desa Panompuan Jae, Kecamatan Angkola Timur, Tapanuli Selatan, Kamis (14/1).

METROTABAGSEL.COM, TAPSEL – Berkat dukungan dari berbagai pihak terutama TNI melalui Kodim 0212/TS, Panen Raya di Desa Panompuan Jae, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel mampu menghasilkan 8,6 Ton padi per hektare, Kamis (14/1).

Dandim 0212/TS Letkol Inf Uyat Harahap didampingi Danramil 18/Pargarutan Kapten Inf Absoru menyampaikan, produksi padi yang ditanam petani di Desa Panompuan Jae, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel mendapatkan hasil panen yang luar biasa. Hal tersebut terbukti dalam satu hektare lahan dapat menghasilkan 8,6 ton yang sebelumnya hanya 5 ton per hektare.

Ia juga mengatakan, panen raya kali ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Tapsel dan berharap kepada para petani terus melakukan inovasi sehingga mampu meningkatkan produksi padi dipanen berikutnya.

“Ini sudah menjadi bagian dari tugas kami bukan hanya di Tapsel saja tapi di seluruh daerah yang ada di Tabagsel. Dari upaya yang sudah dilakukan, hasilnya cukup signifikan dari sebelumnya hanya 5 ton per hektare sekarang sudah dapat memproduksi 8,6 ton per hektarenya,” ujar Dandim yang membawahi lima kabupaten/kota di wilayah Tabagsel.

Dandim mengingatkan kepada semua pihak, kegiatan ini tidak akan berarti apa-apa jika tidak dibarengi dengan usaha yang keras. Artinya, hasil yang diterima sesuai dengan kerja keras dan usaha yang dilakukan.

“Mari kita bekerjasama dan sama-sama bekerja, hasil yang kita peroleh saat ini Tolong disebarkan kepada yang lain agar dapat menjadi contoh. Mudah-mudahan kedepannya, program ini bisa lebih sukses lagi,” ujarnya dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ada.

Kabid Kelembagaan BP2KP Tapsel Partahian Ritonga SAg yang turut hadir pada acara panen raya itu menambahkan, pihaknya tetap dan terus berupaya mendukung program pemerintah tersebut untuk meningkatkan ketahanan pangan guna mendukung swasembada pangan.

Hal yang sama juga disampaikan Danramil 18/Pargarutan Kapten Inf Absoru, untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, ia meminta kepada para petani untuk dapat melakukan tanam serentak.

“Kalau ada lahan yang kosong jangan sampai menunggu, langsung lakukan penanaman,” pesannya dihadapan para warga dan menerangkan varietes padi yang ditanam adalah jenis Cihereng menggunakan sisten jajar legowo (Jarwo).(yza)

Bagikan: