Ruko Terbakar di Sipirok, Hanya Warga Padamkan Kobaran Api

Bagikan:

METROTABAGSEL.COM, TAPSEL – Satu unit rumah toko (Ruko) penjual barang bangunan milik Pitri (45), warga Kelurahan Pasar Sipirok terbakar, Kamis (7/1) sekitar pukul 15.00 Wib. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kobaran api padam atas bantuan para warga setempat.

Informasi dihimpun Metro Tabagsel dari beberapa warga, camat dan pihak kepolisian mengatakan, ruko yang berada di pusat Pasar Sipirok tersebut mengeluarkan asap pekat dan membumbung tinggi. Lantas orang yang menyaksikan berhampuran mengupayakan bantuan mengamankan barang dagangan, dan juga memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Asap membubung tinggi, ternyata ruko penjual materi bangunan terbakar di lantai dua. Wargapun berhamburan melakukan pertolongan. Tak ada korban, hanya pemilik ruko sempat syok,” ujar warga.
Dikatakan, saat kejadian, suasana di sekitar Pasar Sipirok memang ramai oleh pengunjung dan pedagang. Dan dengan peralatan sedanya yakni dengan mengandalkan ember dan selang, wargapun berhasil menjinakkan kobaran api sekitar 1 jam kemudian.

“Kalau tak segera tertangani, sangat berbahaya terhadap ruko di sebalahnya. Tapi warga bergerak cepat walau dengan peralatan seadanya,” ujar warga bermarga Hutasuhut (45) Siregar (50) dan Ritonga (40).
Pantauan Metro Tabagsel, walau dengan peralatan sedanya, masyarakat beramai-ramai menjinakkan si jago merah. Sedangkan beberapa petugas kepolisian juga mengatur lalu lintas, karena posisi ruko yang terbakar berada di persimpangan pinggir Jalinsum di depan taman hijau Sipirok.

Camat Sipirok, Sardin Hasibuan mengatakan, penyebab kebakaran diduga akibat terjadinya korsleting listrik (arus pendek) di dalam rumah. Semua keluarga yang berada di dalam ruko tersebut selamat. Namun beberapa barang perabotan rumah tangga di lantai dua dan juga barang dagangan hangus dilalap si jago merah.“Musibah ini langsung kita laporkan ke tingkat dua,” tegasnya.

Melihat semakin rawannya bencana kebakaran, Sardin juga mengatakan, memang sudah saatnya pemadam kebakaran berpos di Sipirok. Guna mengantisipasi bencana kebakaran ke depan.

“Sejak saya di sini (Camat Sipirok,red) sudah dua kali terjadi kebakaran. Memang sudah perlu diusulkan agar pemadam kebakaran stan by di sini. Itu akan kita coba upayakan ditahun ini agar masyarakat merasa nyaman,” sebutnya. (ran)

Bagikan: