Menu

Pelajar asal Tapsel Ditangkap Sekamar Bersama Bandar Narkoba

Para pasangan mesum saat diamankan tim gabungan Polrestabes Medan dan Polsek Delitua. Satu diantaranya adalah pelajar asal Tapsel yang diamankan bersama bandar narkoba.
Para pasangan mesum saat diamankan tim gabungan Polrestabes Medan dan Polsek Delitua. Satu diantaranya adalah pelajar asal Tapsel yang diamankan bersama bandar narkoba.

MetroTabagsel.com-Tim personel gabungan Polrestabes Medan dan Polsek Delitua, Minggu (17/9) dini hari meringkus 18 pasangan mesum dari sejumlah hotel seperti Hotel Green Alam Indah, Hotel Katana, Hotel Helvicona dan Hotel Hawai.

Dari 18 pasangan mesum ini, salah satunya merupakan siswi SMA berinisial DS (16) asal Tapanuli Selatan yang diamankan saat sekamar dengan seorang pria yang merupakan bandar sabu yakni Rony Peranginangin (39).

Informasi dihimpun, dari belasan pasangan mesum itu, turut diamankan salah satunya pengedar sabu-sabu.

“Dari 18 orang yang diamankan, seorang di antaranya kedapatan memiliki narkotika jenis sabu-sabu,” ujar Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna, Minggu (17/9) malam.

Disebutkannya, pemilik sabu bernama Rony Peranginangin (39) warga Jalan Bunga Pancur Siwa, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan.

Dari pria yang diamankan di kamar Hotel Helvicona ini, disita 3 plastik besar, 4 plastik klip kecil kosong, bong terbuat dari botol plastik, kaca virex, sekop terbuat dari pipet, mancis, uang diduga hasil penjualan sebanyak Rp4.340.000 dan sepeda motor Suzuki Shogun SP 125 BK 4518 UW.

“Saat itu, Rony yang disebut-sebut bandar narkoba ini bersama teman wanitanya berinisial DS (17) warga Padangbulan Bendungan Tanjung Anom. DS ini informasinya merupakan siswi salah satu SMA di Medan,” sebut Wira.

Dia menuturkan, terhadap pelaku kejahatan narkoba diproses hukum. Sedangkan para pasangan mesum dilakukan pembinaan atau diberi nasihat oleh anggota Polsek Delitua.

“Setelah dibuatkan surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya, pasangan diluar nikah itu lalu dikembalikan kepada keluarga masing-masing. Sedangkan pelaku narkoba kita proses hukum lebih lanjut,” terang Wira.

Ia menambahkan, pihaknya akan memanggil manajemen hotel untuk membahas masalah penyakit masyarakat (Pekat) seperti narkoba, asusila dan lain sebagainya yang sering terjadi di hotel. (syaf/mtabag)

  • Linkedin