Menu

Presiden Joko Widodo Nikmati Ikan Mas Arsik

MSG
Presiden Joko Widodo foto bersama dengan pemilik Rumah Makan Beringin Indah 2, tempat ia menyantap makanan khas Batak, yakni Ikan Mas Arsik.

MetroTabagsel.com – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo makan ikan mas arsik, burung goreng dan es kelapa muda sebagai menu makan siang sebelum meninggalkan Kota Siantar.

Presiden Jokowi singgah di Rumah Makan Beringin Indah 2 di Jalan Lintas Pematangsiantar Medan Km 4,5, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.

Dengan pengawalan ketat dari Paspamres, Pasukan TNI-AD dan Polri, rombongan Presiden Joko Widodo tiba di rumah makan sekira pukul 14.30 WIB.

Saat ditemui pemilik Rumah Makan Beringin Indah 2, Adi Candra (38) kepada grup media ini, Senin (27/11) sekira pukul 16.25 WIB, mengatakan, pihaknya merasa bangga dan terharu, karena mendapatkan kesempatan dikunjungi oleh orang nomor satu di negeri ini.

“Suatu kebanggaan bagi kami atas kedatangan Bapak Presiden Jokowi di rumah makan kami,” ujar Adi.

Dijelaskan, menu makanan yang disantap oleh Presiden sebelumnya sudah dipersiapkan terlebih dahulu oleh protokoler dan Paspampres. Semua menu makanan yang disajikan diperiksa secara teliti oleh pihak Paspamres dan Tim Protokuler Rumah Tangga Kepresidenan.

Selain itu, pihak BPOM juga datang untuk memeriksa makanan yang akan disajikan. Pihak BPOM mengapresiasi produk makanan yang disajikan, karena steril dan tidak mengandung boraks ataupun formalin.

Empat hari sebelumnya, ada beberapa orang dari pihak Paspampres ke rumah makannya. Saat itu mereka memberitahukan bahwa Presiden Jokowi akan datang kerumah makannya. Selang beberapa hari kemudian Walikota Pematangsiantar pun datang untuk memberitahukan hal yang sama.

Tidak ada permintaan khusus dari Presiden Jokowi, malah pihak Paspamres berpesan agar apa yang sebelumnya dilakukan oleh pihak rumah makan kepada pelanggannya, harus tetap dipertahankan. Tidak perlu yang mewah atau berlebihan, karena Presiden Jokowi lebih menyukai kesederhanaan dan apa adanya dan harus bersih, tutur Adi Candra mengisahkan.

Adi Candra menceritakan, sebelum meninggalkan rumah makannya, rombongan Presiden Jokowi, Gubernur Sumut dan Walikota Pematangsiantar, terlebih dahulu melaksanakan sholat di ruang sholat yang disediakan rumah makan. Bahkan saat hendak sholat pun, Presiden masih sempat melambaikan tanggannya untuk masyarakat yang memenuhi halama ruko Hypermart di depan rumah makan tersebut.

Baju Kotak-kotak Pembawa ‘Berkah’

Keinginan Domaria Br Silaban (68) ingin bertemu dan menyalam Presiden RI Joko Widodo lengkap sudah. Bukan hanya disalami, Jokowi sengaja mendatangi Domaria serta memberikan bingkisan batik bertuliskan Istana Presiden Republik Indonesia. Baju kotak-kotak yang dikenakan Domaria dianggap menjadi daya tarik tersendiri bagi Presiden sehingga langsung mendatanginya.

“Saya ikut bersorak-sorak ketika Presiden lewat. Tiba-tiba Presiden turun dan memberikan bingkisan,” kata Domaria.

Dijelaskan, sebelum Jokowi ke Siantar, dirinya sudah berangan-angan ingin bertemu Jokowi dan harus menyalam secara langsung. Dan, dengan sengaja ia memakai baju kotak-kotak yang merupakan oleh oleh dari Jakarta.

“Ikkon juppangku do Pak Jokowi (harus ketemu aku dengan Pak Jokowi),” kata Domaria, yang mengaku sempat dilarang keluarga datang ke kota untuk melihat keramaian.

Warga Tumpah Ruah ke Jalan

Kedatangan Presiden Joko Widodo ke Pematangsiantar menyedot perhatian masyarakat. Bahkan sejak pagi hari, warga tumpah ruah ke jalanan yang bakal dilewati orang nomor satu di Indonesia ini.

Amatan wartawan koran ini, sejak pukul 09.00 WIB warga sudah mulai memadati kawasan Lapangan H Adam Malik yang berada di pusat Kota Siantar. Tak hanya itu, warga juga berdiri di sepanjang jalan Ahmad Yani dan Jalan Sutomo untuk menanti pria yang akrab disapa Jokowi itu melintas.

Satu jam berselang atau sekira pukul 10.00 WIB, anak-anak sekolah, mulai tingkat sekolah dasar (SD), SMP dan SMA mulai berdatangan. Mereka berbaris berjajar di sepanjang jalan, mulai Jalan Ahmad Yani, Suomo, hingga Lapangan H Adam Malik.

Rata-rata mereka memegang bendera merah putih kertas dan berukuran kecil, serta mengibarkannya menggunakan tangan. Ada juga yang menyanyi bersama lagi ‘Jokowi Presidenku’.

Sekira pukul 11.00 WIB, lautan manusia terlihat di sepanjang Jalan Sutomo. Panasnya matahari seolah tak dipedulikan warga.

Terlebih anak-anak sekolah yang semula berdiri di dekat trotoar, mulai merangsek ke tengah jalan. Bahkan imbauan personel polisi dan TNI yang meminta warga lebih tertib dan berdiri di pinggir jalan seolah tak dihiraukan.

Berulangkali diminta tertib, berulangkali pula warga berlari kecil ke tengah Jalan Sutomo dan melihat ke kejauhan, berharap presiden yang dinanti segera melintas.

Sekira tengah hari, sebuah iring-iringan melintas. Melihat mobil Patwal Dinas Perhubungan dan beberapa mobil di belakangnya, warga langsung sigap. Mereka sempat mengira itu adalah iring-iringan presiden. Sontak mereka ‘menyerbu’ ke tengah jalan sembari memanggil-manggil nama Jokowi. Namun saat iring-iringan sudah dekat, ternyata itu bukan presiden, melainkan pejabat negara yang duduk dalam mobil berplat RI 42.

Sejam kemudian atau hampir pukul 13.00 WIB, orang yang dinanti pun memasuki Jalan Sutomo. Di bangku depan dalam mobil berplat RI 1 itu terlihat juga Gubsu Tengku Erry Nuradi Ya, dengan pengawal lengkap, Jokowi mulai menyapa masyarakat yang tumpah di jalan. Sesekali ia turun dari mobil, berjalan kecil dan memberikan souvenir kepada warga. Namun, tentu saja dengan pengawalan ketat paspampres yang mengelilinginya.

Sebelum sampai ke Lapangan H Adam Malik, Jokowi sempat beberapa kali membagi-bagikan souvenir yang disambut meriah rakyatnya. (ros/adi/hez/esa)

  • Linkedin