Menu

Ehm! Kapolres Taput Ini Daftar Calon Bupati, Datang ke Kantor Hanura Tengah Malam

AKBP Jonius Taripar Hutabarat
AKBP Jonius Taripar Hutabarat

MetroTabagsel.com, TAPUT – Kapolres Tapanuli Utara (Taput) saat ini AKBP Jonius Taripar Hutabarat sepertinya akan segera menanggalkan seragam dinasnya sebagai konsekuensi  jika memang serius ingin terjun ke dunia politik.

Pada Jumat (18/8) tengah malam, perwira yang menjabat sebagai Kapolres Taput sejak Mei lalu itu terlihat mendatangi kantor Partai Hanura Taput untuk mendaftar diusung sebagai calon bupati (cabup) pada Pilkada Taput 2018 mendatang.

Pantauan wartawan, AKBP Taripar Hutabarat mendatangi kantor Hanura Taput yang berada di Jalan DI Panjaitan Tarutung sekitar pukul 23.45 WIB atau sekitar lima menit sebelum Partai Hanura Taput menutup pendaftaran.

Sejam sebelumnya, saudara dari Taripar terlihat sudah masuk ke kantor partai ini sambil membawa berkas-berkas yang diduga adalah formulir pendaftaran dari Taripar.

Seperti tinggal hanya menandatangani dan menyerahkan formulirnya saja, tidak sampai 3 menit, Taripar terlihat sudah keluar dari pintu kantor Hanura dan masuk ke mobil Fortuner BB 1 BS yang membawanya ke kantor tersebut.

Sementara itu, para wartawan tidak dapat mewawancarai kapolres saat itu karena dia mengatakan masih harus  menemui tamunya. Kepada wartawan yang mewawancarainya di Polres Taput, Sabtu( 19/8), Taripar Hutabarat pun membenarkan pendaftarannya sebagai calon Bupati Taput ke Partai Hanura. Katanya, hal itu dilatarbelakangi dorongan masyarakat kepadanya untuk mencalonkan diri, baik yang secara langsung menyampaikan ke rumahnya maupun melalui media sosial.

“Dorongan masyarakat inilah yang kita akomodir dengan mencoba mendaftar sebagai cabup ke Partai Hanura,” kata Taripar Hutabarat.

Masih kata perwira dengan dua melati emas di pundaknya ini, pendaftaran ke Partai Hanura juga sekaligus untuk membuktikan apakah dorongan masyarakat yang datang kepadanya memang  serius atau hanya pujian semata.

“Nanti akan kita lihat surveinya.Kalau memang bagus, itu berarti kepolisian juga sudah lebih diterima di tengah-tengah masyarakat dan kita pun akan maju. Sebaliknya, kalau ternyata hasil surveinya tidak maksimal, tentu kita akan berpikir dua kali. Karena kalau maju kan harus melepaskan seragam ini,” kata Taripar sambil menjelaskan bahwa dia akan serius maju jika hasil survei menyatakan sekitar 70 persen masyarakat menginginkannya sebagai Bupati Taput.

Ditanya lebih jauh ke partai mana saja Taripar mendaftar untuk diusung sebagai cabup, mengingat di Taput tidak ada satu partai politik yang dapat mengusung satu calon, Taripar mengaku  hanya mendaftar ke Partai Hanura. “Kan mekanisme penjaringan calon bupati oleh partai kan tidak harus dari bawah( DPC). Bisa juga langsung mendaftar ke DPD,” katanya.

Sementara, Ketua Panitia Penjaringan Cabup-Cawabup Taput Partai Hanura Tota Situmeang yang dikonfirmasi wartawan belum bersedia memberikan keterangan. “Hari Senin saja kami sampaikan mengenai pendaftaran calon bupati  ke _artai Hanura,” katanya. (as/ara/msg)

  • Linkedin