Menu

Pengedar Sabu yang Ditangkap Kodim 0212/TS! Sebut Oknum, Datang Minta Uang dan Sabu

Petugas TNI Kodim 0212/TS saat menggiring ketiga pelaku dan diserahkan ke Mapolres Kota Padangsidimpuan, Selasa (19/9).
Petugas TNI Kodim 0212/TS saat menggiring ketiga pelaku dan diserahkan ke Mapolres Kota Padangsidimpuan, Selasa (19/9).

MetroTabagsel.com-Satu dari tiga pelaku peredaran sabu yang diamankan dan diserahkan pihak Kodim 0212/TS ke Mapolres Kota Padangsidimpuan, Selasa (19/9) lalu mengaku, ada dua oknum polisi yang sering mendatanginya. Ada yang meminta sabu dan ada pula yang meminta uang dengan alasan pengamanan. Benarkah?

Iskandar Muda Hasibuan (23) warga Gang Surya Jalan Imam Bonjol Aek Tampang Kota Padangsidimpuan, yang diamankan petugas Kodim 0212/TS karena diduga mengedarkan sabu dan diserahkan ke Polres Kota Padangsidimpuan, Selasa (19/9) lalu mengaku ada dua oknum polisi yang sering mendatanginya.

Keduanya, diyakini merupakan oknum polisi yang bertugas di Mapolres Kota Padangsidimpuan dan Polres Tapanuli Selatan (Tapsel).

Saat ditanyai petugas Kodim, pria yang sehari-hari bekerja sebagai supir angkutan ini menjelaskan, kedua oknum polisi itu bernama RH dan RN. Selama dua bulan menjadi pengedar, sudah banyak sabu yang diberikannya secara gratis kepada oknum polisi tersebut, selain itu ada juga dalam bentuk uang.

“Kalau si RH, sudah ada lima kali saya kasih sabu, paket-paket dua ratus ribu,” ungkapnya kepada petugas kodim.

Dan untuk RN, meski tidak berbentuk sabu, namun setiap satu minggu sekali, ia harus memberikan uang sebanyak Rp200 ribu.

” Kalu si RN, saya kasih duit, sudah ada dua kali, dua ratus ribu per minggu,” tukasnya dan mengaku baru Dua Bulan melakoni bisnis sabu sebagai pengedar.

Dia memberikannya, dengan alasan ‘pengamanan’, jika ada informasi yang mengancam bisnisnya bisa didapatnya.

“Kalau si RH, katanya mau dipakainya. Tapi kalau si RN, buat ngasih-ngasih informasi, kalau datang polisi langsung dikasih tahunya,” jelasnya.

Selain kedua oknum Polisi itu, Iskandar juga menyebut nama warga yang akrab dipanggil dengan inisial K. Kepada K, dia memberikan uang sebesar Rp100 ribu, tujuannya serupa untuk memberikan informasi agar bisnisnya tidak ada yang mengganggu.

Terkait pengakuan Iskandar, Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Andy Nurwandy mengucapkan terima kasih atas informasinya tersebut. Dia mengatakan akan mengkroceknya kembali info tersebut.

“Ok, akan saya perdalam lagi. Terima kasih buat infonya,” ujarnya dan akan menginterogasi yang bersangkutan.

Begitu juga dengan Kapolres Tapsel AKBP M Iqbal Harahap, juga mengatakan hal yang serupa.

“Terima kasih buat infonya, segera akan kita tindak lanjuti,” pungkasnya. (yza)

  • Linkedin