Menu

Untuk Kandidat Pilkada, PDIP Perpanjang Waktu Pendaftaran

pdipsidimpuan
Ketua Bapilu PDIP Psp, Sekretaris Bapilu, Wakil Ketua DPC PDIP, Bendahara DPC PDIP dan panitia penjaringan memberikan keterangan pers di Sekretariat DPC PDIP, Kamis (10/8).

MetroAsahan.com, SIDIMPUAN – Panitia Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah DPC PDIP Kota Padangsidimpuan kembali memberikan ruang bagi kandidat yang ingin mendaftar.

Waktu pendaftaran (pengambilan dan pengembalian formulir) masih diperpanjang sampai tanggal 15 Agustus mendatang.

“Dibuka pada tanggal 8 Juli dan berakhir pada tanggal 8 Agustus. Karena sesuatu hal ataupun keinginan dari masyarakat terkait dengan dinamika politik di Kota Padangsidimpuan. Kami mengadakan rapat setelah disetujui DPC. Dalam rapat kami panitia penjaringan, memutuskan untuk memperpanjang waktu pendaftaran sampai tanggal 15 Agustus,” kata Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Kota Padangsidimpuan, H Yusrizal Dalimunthe, ketika memberikan keterangan pers, Kamis (10/8).

Ketua Bapilu didampingi Wakil Ketua Bidang Pemuda Olahraga Komunitas dan Seni Budaya Ali Hotma Tua Hasibuan (Anggota DPRD), Bendahara H Muhammad Ridwan Nasution SE, Sekretaris Bapilu Tigor Parulian Siregar, dan Panitia Penjaringan Henri A Hutauruk menyampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa PDIP masih menerima pengambilan formulir pendaftaran, begitu juga dengan pengembalian formulir.

“Sampai saat ini baru tiga orang yang mengembalikan formulir (mendaftar, red) dari 10 orang yang mengambil formulir.  Masih ada kesempatan bagi kandidat lain yang ingin mendaftar,” jelasnya.

Dari 10 orang yang mengambil formulir tersebut, lanjut Ketua Bapilu, ada enam orang yang mengambil formulir kader PDIP, yaitu Adek Rangkuti, Gunawan Simbolon, Ali Usman Harahap‎, Ali Hotmatua Hasibuan, Lukman Siregar, dan Sutomu Freddy Sihombing.

“Artinya kita masih memberikan peluang kepada kandidat lain yang ingin menjadi Balon, bukan kita menunggu siapa yang lebih layak (lebih kuat), bukan disitu kapasitas kami. Kami bukan penentu. Tugas kami hanya sebagai panitia penjaringan,” jelasnya.

Terakhir, Ketua Bapilu menegaskan bahwa PDI Perjuangan tanpa mahar sudah keputusan dari DPP, bukan dari DPC atau DPD.

“‎PDIP tanpa mahar. Tanpa mahar itu bukan dari kesepakatan DPC, tapi DPP. Siapa pun yang mendaftar, itu semua akan dibawa ke DPD. Semua persyaratan akan kami bawa, yang tidak lengkap (persyaratannya) pun kami bawa. Karena, kapasitas kami disini adalah panitia pendaftaran dan penjaringa,” pungkasnya. (bsl/mt)

  • Linkedin