Menu

Padi Diserang Hama Tikus Petani Terancam Gagal Panen

  • Linkedin
Seorang petani di Sibuhuan Julu, Awal Hasibuan menunjukkan lokasi persawahannya yang terserang hama tikus.

MetroTabagsel.com, PALAS – Pertanian sawah di Kabupaten Padang Lawas di musim kali ini gagal panen. Hama tikus menyerang persawahan, hingga hasil yang didapatkan jauh dari harapan.

Bahkan, dari biasanya dari satu lokasi dengan luas lahan satu bun-bun (seperempat hektare) bisa didapatkan 80 sampai 100 kaleng, kali ini hanya bisa dapat 20 kaleng. Nyaris tidak ada bulir padi yang bisa dikutip lagi dari batang padi di sawah.

“Kali ini berat lah musimnya. habis dibuat tikus, ” kata Hasan Hasibuan, satu petani sawah dari Sabahotang Kecamatan Barumun, kemarin.

Tentunya tak hanya di Sabahotang, di lokasi lain juga sama. Awal Hasibuan, petani sawah di Sibuhuan Julu juga mengaku juga nyaris tidak ada padi sawahnya yang bisa didaratkan.

“Berat… Kalau ini berat, ” kata Awal Hasibuan.

Sempat ditunjukkannya bulir-bulir padi yang sudah tak berisi karena dihabisi tikus.

Dalam kesempatan berbeda, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Padang Lawas Idaham Butar-Butar mengatakan, hama tikus memang membuat petani kewalahan di musim panen kali ini. Hampir di semua lokasi persawahan, hama tikus menyerang. “Berat memang kalau sudah hama tikus yang menyerang,” kata Butar-Butar.

Butar-Butar juga sempat menyayangkan kinerja pemerintah, khususnya Dinas Pertanian, yang dinilai terkesan kurang serius mengatasi persoalan yang dihadapi petani.

“Kita berharap, PPL (petugas penyuluh lapangan) teruslah turun ke sawah, biar tahu persoalan yang dihadapi petani, ” paparnya.

Dengan diketahui persoalan, akan ada jalan keluar yang bisa diberikan. Sempat digambarkan Butar-Butar, sebenarnya ada obat yang biasanya dibagikan pemerintah ke petani untuk menanggulangi hama tikus. (lay)

  • Linkedin
Loading...