Menu

Bendungan Pulo Payung Berfungsi Syukuran, Warga akan Potong Dua Kerbau

Ist
Seorang warga berfose dengan latar belakang bendungan Pulo Payung di Pinarik Kecamatan Batang Lubu Sutam

MetroTabagsel.com, PALAS – Bendungan Pulo Payung di Pinarik Kecamatan Batang Lubu Sutam berfungsi lagi. Bangunan untuk irigasi sawah sekitar 350 hektare ini sudah selesai dibangun lagi oleh Pemkab Padang Lawas akhir 2017 lalu.

Tampak, bangunan yang dibuat menghadang aliran air Sungai Batang Lubu Sutam ini sudah membuat air mengalir ke lokasi persawahan warga. Hanya, saat ini, lokasi persawahan itu masih seperti seperti sebelumnya, ladang tadah hujan.

Bahkan, baru saja petani selesai panen padi darat di lokasi itu. Sebab,lokasi persawahan ini sebelumnya beralih jadi tanah hujan karena bendungan rusak selama lima tahun terakhir.

“Syukurlah. Nanti petani bisa bersawah lagi, ” kata A Hasibuan, warga Pinarik saat berbincang dengan Metro Tabagsel, kemarin.

Sekcam Batang Lubu Sutam, Asrin Daulay saat dikonfirmasi terkait rencana syukuran warga itu membenarkan. “Karena rasa syukur mereka, rencana warga akan syukuran dan potong dua ekor kerbau, ” kata Asrin.

Dikatakannya, syukuran itu sudah lama direncanakan warga. Hanya, masih tertunda karena ada permintaan untuk bisa dihadiri Bupati Padang Lawas H Ali Sutah Harahap (TSO) Rencananya, syukuran akan digelar 25 Januari mendatang dan dihadiri Bupati TSO.

“Kalau di Pinarik, memang sudah ada semacam kearifan lokal mereka. Kalau ada sesuatu keberhasilan, gelar syukuran dan potong kerbau. Bahkan, biasanya ada juga itu nazar, ” terang Asrin.

Sebelumnya, bendungan Pulo Payung ini sempat jadi sorotan. Karena, waktu itu, bangunan yang menghabiskan dana miliaran rupiah waktu itu, terbuang karena proyeknya gagal.

Bendungan yang masih sedang dibangun saat itu diterjang oleh banjir. Bangunannya pun selesai begitu saja. Petani pun menjerit sampai bertahun-tahun. (lay)

  • Linkedin