Menu

Tak Ada Pelamar, Panitia Pemungutan Suara Bisa dari Desa Tetangga

Ilustrasi
Ilustrasi

MetroTabagsel.com, PALAS – Perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palas masih berlangsung.  Sebelumnya,  masih ada desa yang tidak ada pelamar PPS.

Diketahui,  di Padang Lawas ada 303 desa dan satu kelurahan.  Tentu,  dengan komposisi yang dibutuhkan tiga orang per desa, hampir seribuan orang petugas yang membantu KPU di tingkat desa tersebut.

“Kalau nanti tidak ada dari desa tersebut,  bisa diambil dari desa terdekat, ” kata Ketua KPU Palas Syarifuddin Daulay didampingi komisioner lain,  Amran Pulungan,  kemarin.  Hanya,  dikatakan,  KPU tetap berharap pelamar ada dari setiap desa.  Bahkan,  untuk lebih berkualitas proses seleksi,  diharapkan pendaftar minimal enam orang per desa.

Untuk pungutan,  dipastikan tidak ada pungutan liar.  “Tidak  ada pungutan apapun, termasuk formulir pendaftaranpun sudah disediakan penyelengara” kata Syarifuddin.

Dikatakan, para peserta pelamar PPS bisa menyampaikan lamarannya ke KPU melalui kepala desa ataupun diantar langsung ke KPU. Selain itu berkas pelamar juga bisa menyertakan rekomendasi ataupun tanpa rekomendasi kepala desa.
Kata Amran Pulungan, waktu pendaftaran untuk PPS kemungkinan diperpanjang, karena pelamar dari seluruh desa yang terdiri dari 303 dan satu kelurahan belum terpenuhi.

Sementara untuk pelamar  PPK sudah memenuhi pelamar, dimana Kabupaten Padanglawas yang terdiri dari 12 kecamatan telah memiliki jumlah pelamar hingga 168 pelamar. (lay/mt) 

  • Linkedin