Menu

Seluruh Perusahaan di Paluta Diimbau Segera Bayar THR

Ilustrasi
Ilustrasi

MetroTabagsel.com, PALUTA– Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengimbau kepada seluruh perusahaan se-Kabupaten Paluta untuk segera membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan kepada karyawannya.

Bupati Paluta Bachrum Harahap melalui Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Paluta Siti Awan SH menyebutkan bahwa hal ini sesuai dengan surat edaran Bupati Paluta nomor: 560/2375/2017 tentang pembayaran THR keagamaan tahun 2017.

“Kepada seluruh pimpinan perusahaan yang ada di Paluta agar memberikan THR kepada seluruh pekerjanya sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan kepala daerah,” katanya, Senin (19/6).

Tambahnya, dalam surat edaran itu disebutkan bahwa perusahaan wajib memberikan THR kepada pekerja yang telah mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus atau lebih. Sedangkan untuk besaran THR keagamaan yang ditetapkan yakni bagi pekerja atau buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih diberikan satu bulan upah dan bagi pekerja atau buruh yang mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus atau lebih tetapi kurang dari 12 bulan maka diberikan secara proporsional sesuai masa kerja dengan perhitungan yang telah di tetapkan. Dan yang dimaksud upah satu bulan adalah upah pokok ditambah tunjangan-tunjangan tetap.

Kemudian, bagi pekerja yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian lepas, borongan, maka besaran THR keagamaan dihitung seara berbeda yakni pekerja yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih, upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir. Sedangkan pekerja yang mempunyai masa kerja kurang dari 12 bulan, upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

“Untuk pekerja borongan atau tenaga harian lepas, perhitungannya sudah ditetapkan,” ujarnya.

Dalam hal penetapan besaran THR keagamaan kepada pekerja sesuai dengan penetapan dalam peraturan perusahaan ataupun perjanjian kerja bersama atau kebiasaan yang telah dilakukan. Untuk pembayaran THR ini harus dilaksanakan paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum hari raya keagamaan dan pekerja yang putus hubungan kerjanya terhitung 30 hari sebelum jatuh tempo hari raya keagamaan berhak atas THR.

  • Linkedin
loading...