Menu

Razia, 4 Wanita Diamankan

Kasatpol PP Paluta Yusuf MD Hasibuan saat menginterogasi keempat wanita yang tidak memiliki identitas di Kantor Satpol PP Paluta, Kamis (15/6) malam.
Ist/Metro Tabagsel
Kasatpol PP Paluta Yusuf MD Hasibuan saat menginterogasi keempat wanita yang tidak memiliki identitas di Kantor Satpol PP Paluta, Kamis (15/6) malam.

MetroTabagsel.com, PALUTA – Lagi, empat wanita tanpa identitas terjaring razia yang dilakukan Satpol PP Paluta, Kamis (15/6) malam. Keempat wanita itu diamankan petugas dari salah satu warung remang-remang dari kawasan Paranginan, Kecamatan Padang Bolak setelah di tanyai identitas, namun tak satu pun yang bisa memberikan identitasnya.

Dari data yang di peroleh dari Satpol PP Paluta, keempat wanita itu berasal dari Kota Padang Sidimpuan, yakni Erna (32), Evi (31), Mardiana (36) dan Rika (32).

“Setelah ditanyai, keempatnya mengaku dari Kota Padangsidimpuan,” kata Kasatpol PP Paluta Yusuf MD Hasibuan, Jumat (16/6).

Masih kata Yusuf, pihaknya akan terus melakukan razia demi menciptakan kenyamanan dan keamanan umat Islam dalam beribadah sepanjang bulan Ramadan ini. Khususnya warung yang menyediakan minuman keras (miras) dan wanita.

“Razia penertiban ini merupakan razia rutin yang dilakukan demi menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah-tengah masyarakat sebab selama ini pihaknya selalu mendapat pengaduan dari masyarakat yang sudah mulai resah,” ujarnya.

Khusus kepada pemilik warung yang menyediakan wanita dan miras, pihaknya sudah memberikan peringatan keras dan harus menutup warungnya sesuai dengan surat edaran yang sudah di keluarkan kepada pemilik warung. Dan apabila warung tersebut masih tetap buka, pihaknya akan mengambil tindakan keras berupa menutup paksa warung tersebut.

Sementara Ketua MUI Paluta H Mukti Ali Siregar melalui Sekretaris H Adabul Ahyar Siregar meminta Satpol PP agar rutin melakukan razia pekat sepanjang Ramadan ini. Hal ini menurutnya demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi umat Islam di Paluta dalam beribadah. (ais/mt)

  • Linkedin