Menu

Idrus Gantikan Khofifah, Moeldoko Pimpin Staf Presiden

  • Linkedin
Pelantikan 4 pejabat negara di Istana Kepresidenan

MetroTabagsel.com – Presiden Joko Widodo memberhentikan  Indar Parawansa dari jabatan menteri sosial. Selanjutnya, presiden yang beken disapa dengan panggilan Jokowi itu melantik Idrus Marham sebagai pengganti Khofifah di Kabinet Kerja.

Prosesi pelantikan Idrus sebagai menteri sosial digelar di Istana Negara, Rabu (17/1). Politikus Partai Golkar itu sudah mengucap sumpah jabatan dan resmi menjadi mensos.

Selain mengangkat Idrus sebagai mensos, Presiden Jokowi juga melantik tiga pejabat lainnya. Yang pertama adalah mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai kepala staf presiden (KSP) mengggantikan Teten Masduki.

Selanjutnya ada nama Agum Gumelar sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Mantan menteri perhubungan itu menjadi Wantimpres menggantikan almarhum KH Hasyim Muzadi.

Sedangkan yang terakhir adalah pelantikan Marsekal Madya Yuyu Sutisna sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU). Yusu yang sebelumnya menjadi wakil KSAU, naik menjadi KSAU menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang menjadi Panglima TNI.

Setelah pelantikan usai, keempat pejabat itu menerima ucapan selamat. Presiden Jokowi mengawali pemberian selamat dengan menyalami keempat pejabat itu.

Ini Alasan Jokowi Pilih Idrus

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar demisioner Idrus Marham resmi menyandang jabatan sebagai Menteri Sosial Indonesia ke-28. Pelantikannya dilakukan di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (17/1).

Nah, apa alasan presiden yang beken disapa dengan panggilan Jokowi itu memilih Idrus sebagai menteri?

“Pertimbangan? Ya karena cocok saja, cocok di situ Pak Idrus. Nanti tanya ke Pak Idrus langsung sajalah,” kata Jokowi menjelaskan alasannya menunjuk Idrus.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu hanya berpesan kepada Idrus bahwa program kebijakan pemerintah di Kemensos begitu banyak, dan tidak mudah. Karena itu semua harus segera diambil alih oleh Idrus.

Sementara itu, Idrus yang ditemui awak media usai pelantikannya menyatakan apresiasi atas prestasi yang telah berhasil dicapai oleh Khofifah. Salah satunya dalam mengurangi angka kemiskinan.

“Tadinya sekitar berapa itu, 27 juta keluarga (miskin), itu turun satu koma dua juta dan ini setara dengan nol koma enam persen. Itu prestasi,” ucapnya.

Sebagai pengganti Khofifah, pihaknya akan melanjutkan pekerjaan di Kemensos sebagaimana yang ditugaskan Presiden. Idrus bertekad untuk melakukan akselerasi dalam menjalankan program yang ada. (fat/jpnn)

  • Linkedin
Loading...