Menu

Produksi Ganja Terus Meningkat, Penegak Hukum Diminta Lebih Pro Aktif

  • Linkedin
Ilustrasi

MetroTabagsel.com, MADINA – Peredaran dan produksi ganja tak habis-habisnya dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina), baru-baru ini saja Polres Madina menggagalkan peredaran ganja seberat 82 Kg yang akan dikirim ke Palembang.

Ketua LSM Masyarakat Penggiat Anti Narkoba Republik Indonesia (Mapan-RI) Kabupaten Madina, M Syawaluddin kepada Metro Tabagsel, Rabu (17/1) mengatakan, produksi ganja dari Madina sampai saat ini masih sangat mengkhawatirkan. Hal ini dibuktikan seringnya penangkapan.

“Sampai sekarang produksi ganja di Madina terus meningkat, ini suatu hal yang memalukan bagi kita masyarakat. Karena itulah, kita meminta penegak hukum dalam hal ini Polres Madina dan BNN Kabupaten Madina lebih pro aktif melakukan operasi pemberantasan peredaran narkoba khususnya ganja dan sabu,” ujar Syawaluddin.

Kami dari Mapan RI siap bekerja sama dan melakukan apapun untuk mensukseskan operasi pemberantasan narkoba,” tambahnya.

Ia juga mengajak semua lapisan masyarakat khususnya kalangan pemuda supaya ikut berperan aktif dalam rangka pemberantasan narkoba. “Setidaknya membantu tugas aparat penegak hukum memberikan informasi apabila mengetahui jaringan peredaram maupun petani ganja di Madina,” harapnya. (wan)

  • Linkedin
Loading...