Menu

Rentenir Berkedok Koperasi Marak di Madina

Ilustrasi

MetroTabagsel.com, MADINA – Pemuda Lira Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta Pemerintah bersama Kepolisian segera melakukan penanganan dan penertiban atas keberadaan rentenir berkedok koperasi yang semakin marak di Madina.

“Kami melihat rentenir atau jasa peminjaman keuangan berkedok koperasi semakin marak di Madina, pada prinsifnya rentenir ini menyulitkan hidup masyarakat, bukan memberikan kemudahan. Karena itulah kami meminta Pemerintah Kabupaten Madina bersama Polres Madina segera menertibkan semua pemberi jasa pinjaman uang baik yang mengaku di bawah naungan koperasi maupun tidak. Kalau misalnya mereka mengaku di bawah naungan koperasi supaya diselidiki apakah koperasinya berbadan hukum atau apakah yang mereka jalankan sudah sesuai dengan mekanisme aturan main yang benar yang diterapkan OJK maupun peraturan perundang-undangan yang ada.

“Karena kami menemukan indikasi jasa peminjaman ini hanya berkedok koperasi dan kebanyakan adalah rentenir yang sudah banyak menyengsarakan masyarakat,” sebut Sekretaris DPD Pemuda Lira Kabupaten Madina, M Syawaluddin kepada Metro Tabagsel, Senin (15/1) di Panyabungan.

Syawaluddin menilai, Dinas Koperasi dan UMKM Pemkab Madina terlalu lemah menjalankan kewenangannya menindak rentenit berkedok koperasi di Madina.

“Instansi pemerintah terkait kami lihat sangat lemah dan tidak mampu menindak tegas keberadaan rentenir ini. Padahal aturannya sudah jelas melanggar, kalau misalnya Dinas Koperasi tidak mampu menertibkannya, mereka bisa meminta bantuan Kepolisian. Artinya jangan sampai ada pembiaran atas pelanggaran di daerah kita ini,” ungkapnya. (wan)

  • Linkedin
Loading...