Menu

Aksi Heroik Anggota Polri ke Desa Korban Banjir Sulangaling, Melewati Hutan dan Sungai Selama 6 Jam

Perjalanan menuju desa korba banjir di Sulangaling yang menembus hutan dan sungai selama enam jam.
RidwanLubis/MetroTabagsel
Perjalanan menuju desa korba banjir di Sulangaling yang menembus hutan dan sungai selama enam jam.

MetroTabagsel.com-Ada kisah heroik yang pantas diacungi jempol bagi anggota Polri dari jajaran Polres Madina menuju desa korban banjir Sulangaling Kecamatan Muara Batang Gadis.

Melewati hutan belantara dan dilanjutkan menaiki sampan dengan kondisi debit air sungai masih tinggi, hingga tim yang dipimpin Wakil Kapolres Madina Komisaris Polisi M Hutabarat itu tiba di lokasi.

Mereka bertemu dengan masyarakat korban banjir. Bersilaturahmi lalu menyemangatinya sekaligus menyerahkan bantuan sembako yang merupakan pemberian dari Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Bantuan ini merupakan bantuan pertama yang diterima masyarakat korban banjir yang terjadi pada Minggu malam (8/10) dan menerjang empat desa di kawasan Sulangaling, yaitu Desa Lubuk Kapundung I, Lubuk Kapundung II, Ranto Panjang, dan Desa Hutaimbaru.

Tim yang dipimpin Waka Polres Madina didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Manson Nainggolan SH MSi bersama sejumlah personel itu tiba ke Markas Polsek Muara Batang Gadis, Selasa (10/10) pagi sekitar pukul 07.00 Wib.

Sebelumnya, Senin siang (9/10) seluruh personel Polsek Muara Batang Gadis sudah melakukan apel untuk berangkat ke lokasi banjir membantu masyarakat. Namun, sampai petang tidak ada satupun alat transportasi yang mereka miliki menuju ke kawasan Sulangaling.

Karena, akses masuk ke Sulangaling hanya lewat jalur sungai, sementara akibat banjir yang melanda empat desa tersebut, perahu robin yang sering digunakan keluar masuk Sulangaling milik warga banyak yang hanyut akibat luapan air sungai ke pemukiman warga.

“Senin malam kami berangkat dari Mako Polres Madina menuju Singkuang (Mapolsek Muara Batang Gadis). Di sana kami menggelar rapat koordinasi bersama Camat dan Komandan Koramil Natal tentang bagaimana agar bisa masuk ke lokasi banjir, karena permukaan air sungai juga masih tinggi. Satu-satu caranya adalah dengan menggunakan sampan,” ungkap Kepala Satreskrim AKP Manson Nainggolan SH MSi mewakili Kapolres Madina kepada Metro Tabagsel, Rabu (11/10).

  • Linkedin