Menu

Bantuan dari Poldasu Turun untuk Korban Banjir di Madina

Logistik bantuan dari jajaran Poldasu tiba di Singkuang sebelum diberangkatkan lewat jalur air menuju desa-desa kawasan Sulangaling yang dilanda banjir.
Ridwan/MetroTabagsel
Logistik bantuan dari jajaran Poldasu tiba di Singkuang sebelum diberangkatkan lewat jalur air menuju desa-desa kawasan Sulangaling yang dilanda banjir.

MetroTabagsel.com-Kapoldasu Irjen Paulus Waterpauw mengirimkan bantuan bahan makanan kepada masyarakat korban banjir empat desa di Sulangaling Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (10/10).

Bantuan tersebut berupa beras sebanyak 1 ton, 100 kotak mie instan dan 100 kotak air mineral. Bantuan tersebut disalurkan oleh jajaran Polres Madina menggunakan truk dan mobil pick up menuju Singkuang.

Dari Singkuang menuju empat desa korban banjir logistik bantuan tersebut dipindahkan ke perahu robin mengingat akses transportasi menuju lokasi banjir hanya dari jalur sungai dengan waktu tempuh sekitar enam jam.

Pengiriman bantuan tersebut dipimpin Wakil Kapolres Madina Komisaris Polisi M Hutabarat didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP M Nainggolan bersama Kapolsek Muara Batang Gadis dan Komandan Koramil 17 Natal.

Kapolres Madina AKBP Martri Sonny SIK yang dihubungi Metro Tabagsel, Selasa (10/10) mengatakan, bantuan kemanusiaan tersebut sebagai bukti kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terkena musibah sesuai dengan tugasnya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dan pemelihara kamtibmas.

“Polri bertanggung jawab dalam melindungi, mengayomi melalui bantuan atas kesulitan yang dialami masyarakat beberapa desa di Kecamatan Muara Batang Gadis. Selain membantu membersihkan sisa-sisa banjir di pemukiman warga, Kapolda juga memberikan bantuan sembako yang merupakan bantuan sangat ditunggu masyarakat. “Mudah-mudahan bantuan tenaga dan sembako tersebut dapat meringankan beban masyarakat kita yang terkena musibah,” ujar AKBP Sonny.

Musibah banjir yang melanda beberapa desa kawasan Sulangaling Kecamatan Muara Batang Gadis terjadi pada Minggu malam kemarin sekitar pukul 20.00 Wib. Akibatnya, ada lima unit rumah rusak berat dan puluhan rumah lainnya rusak ringan.

Di samping itu, warga juga mengalami kerugian harta benda. Sebab pada saat kejadian tidak banyak yang bisa diselamatkan warga, sehingga semua isi rumah mereka hanyut dibawa arus banjir.

Warga juga mengalami kerugian lain seperti hewan ternak, perahu robin yang hanyut sekitar enam unit dan kerugian lainnya. (wan/mtabag)

 

 

  • Linkedin