Menu

Tiba di Tanjung Beringin, Warga Langsung Berebut Peluk JR Saragih

JR Saragih saat menyapa masyarakat Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
Tonggo Sibarani
JR Saragih saat menyapa masyarakat Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

MetroTabagsel.com, DAIRI – Sosok Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara JR Saragih ternyata sudah dikenal hingga pelosok wilayah di Sumatera Utara. Buktinya, saat tiba di Tanjung Beringin dirinya langsung didekati oleh warga Tanjung Beringin, Dairi, Sumatera Utara untuk dipeluk.

Setibanya di Tanjung Beringin sekira pukul 12.30 WIB, warga pun sontak berebut ingin dekat dengan dirinya. Selain bersalaman, berfoto bareng bahkan warga pun ingin memeluk pria pemilik nama lengkap Jopinus Ramli Saragih.

Dengan rendah hati, JR Saragih pun seakan menyatu dengan masyarakat. Dirinya pun tak sungkan untuk menerima keramahan dari para warga Tanjung Beringin tersebut.

“Ayo inang, marilah kita larut dalam kebersamaan ini. Buat saya pelukan maupun kerinduan dari masyarakat menjadi bagian dari diri saya,” papar Ketua DPD Partai Demokrat JR Saragih, Selasa (12/9).

Pria yang juga sebagai tokoh masyarakat Sumatera Utara ini mengatakan bahwa adengan adanya kerinduan masyarakat kian menguatkan dirinya untuk maju menjadi Gubernur Sumatera Utara di 2018.

“Pelayanan masyarakat adalah kerinduan bagi kami semua termasuk diri saya. Dengan melihat kerinduan ini maka membuat saya semakin percaya diri untuk menjadikan Sumatera Utara menjadi lebih baik,” paparnya.

Sementara itu, Desi Br Tambunan menuturkan kerinduan masyarakat khususnya di Tanjung Beringin ingin memiliki kesamaan dengan pelayanan yang dilakukan JR Saragih di Kabupaten Simalungun.

“Siapa yang tidak ingin masyarakat kecil dibantu oleh Bapak JR Saragih. Kami pun juga rindu dengan pelayanan kesehatan maupun lainnya juga dibantu oleh Bapak JR Saragih,” tukasnya.

JR Saragih: Saya Maju Cagubsu Bukan untuk Menjadi Gubernur

Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara JR Saragih mengungkapkan keinginannya untuk maju Cagubsu Sumatera Utara. Baginya, keinginannya untuk maju bukan sebatas menjadi Gubernur.

“Saya maju di Cagubsu Sumatera Utara bukan untuk menjadi Gubernur melainkan untuk menjadi pelayan masyarakat,” ucapnya di Tanjung Beringin.

Diakuinya, keinginan JR Saragih untuk menjadi Gubernur Sumatera Utara di 2018 bukan sebatas merebut kekuasaan melainkan untuk menjadi pelayan masyarakat di seluruh Sumatera Utara.

“Bila saya sebatas menjadi bupati, maka pelayanan hanya dilakukan sebatas satu daerah saja berbeda ketika menjadi Gubernur, maka pelayanan lingkupnya bisa menyeluruh,” bebernya lagi.

Pria berdarah Simalungun dan Karo ini menambahkan melalui pelayanan maka fungsi pemerintahan akan bisa dekat dengàn masyarakat dari hati ke hati. Pelayanan pun bisa dilakukan dengan mudah.

“Dengan dekat bersama masyarakat maka bisa diketahui hati masyarakat. Jika Tuhan mengijinkan maka saya ingin melakukan pelayanan garam dan terang karena garam dan terang menjadi bagian dari pelayanan, kita selalu ada bersama masyarakat bukan dekat dengan masyarakat karena mendekati pilkada. Berada bersama masyarakat sekarang ini maka masyarakat akan mencatat janji saya bukan sebatas duduk manis menjadi Gubernur melainkan menjadi pelayan masyarakat,” urainya.

JR Saragih berpendapat dengan dekat di masyarakat maka kebutuhan masyarakat akan mudah terpenuhi, khususnya di desa maupun di pelosok-pelosok.

“Anda bisa lihat di Simalungun, mulai dari puskesmas hingga kantor camat dan pangulu buka 24 jam. Kenapa demikian? Tujuannya pemerintahan dan masyarakat memiliki ikatan kuat dalam membangun iman masyarakat,” tutupnya. (osi/mt)

  • Linkedin