Menu

131 Calon Haji Simalungun Diberangkatkan

Bupati Simalungun JR Saragih melepas calhaj Kabupaten Simalungun dari Masjid Asy-Syuhada Markorem-022/PT, Kecamatan Siantar, Selasa (1/8).
Tonggo Sibarani
Bupati Simalungun JR Saragih melepas calhaj Kabupaten Simalungun dari Masjid Asy-Syuhada Markorem-022/PT, Kecamatan Siantar, Selasa (1/8).

MetroTabagsel.com, SIMALUNGUN – Bupati Simalungun JR Saragih memberangkatkan 131 calon haji asal Kabupaten Simalungun dari halaman Masjid Asy- Syuhada Korem 022/PT menuju Asrama Hai Medan, Selasa (1/8).

Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM didampingi Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan dan Dandim 0207 Simalungun Letkol Inf Oni Kristiyono Goendong, langsung memberangkatkan calon haji.

Dijadwalkan, mereka terbang ke tanah suci, Rabu (2/8). Rombongan bergabung dengan kelompok terbang (kloter) 6 bersama jamaah asal Tobasa, Medan dan Samosir.

Bupati Simalungun JR Saragih dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagia dapat memberangkatkan para jamaah calon haji dari Kabupaten Simalungun. Kebahagian semakin lengkap, karena dalam rombongan ada wakil Bupati Simalungun Amran Sinaga dan Ibu.

“Jangan lupa selalu mendoakan Kabupaten Simalungun agar lebih baik dimasa yang akan datang,” kata JR Saragih.

Menurutnya, kesempatan berhaji tahun 2017 merupakan momen yang sangat berharga. Jika mendaftar sekarang, jadwal pemberangkatan kemungkinan tahun 2030 mendatang.

“Jadilah Haji/Hajjah yang mabrur, dan saat pulang ke tanah air memberikan semangat di tengah-tengah masyarakat,” ucapnya.

Sementara menurut kepala staf penyelenggara haji Simalungun Zulpan Harif Nasution dalam laporannya mengatakan, jumlah calhaj reguler asal Kabupaten Simalungun sebanyak 133 orang. Namun yang diberangkan 131 orang, karena dua orang mutasi ke Tebing Tinggi yakni pada kloter 2.

Dari 131 Calhaj Simalungun, jamaah termuda laki-laki yakni Suryadi (35) dari Kecamatan Pematang Bandar, tertua Sari (82) dari Kecamatan Bandar. Sedangkan jamaah perempuan termuda yakni Evi Wirsanisam (35) dari Kecamatan Dolok Batu Nanggar dan tertua Sumi Ulpi Saragih (84) dari Kecamatan Bandar Huluan.

Selain itu, Zulpan menyampaikan, bahwa masyarakat yang telah mendaftar tahun ini untuk berangkat haji, baru bisa berangkat tahun 2030 dengan masa tunggu 13 tahun. Karena sampai saat ini yang sudah terdaftar dan masuk dalam daftar tunggu berjumlah 2.202 orang. (rel/esa)

  • Linkedin