Menu

Membangun Kerjasama Antara Simalungun dengan Nias Barat

Bupati Simalungun JR Saragih bangun kerjasama dengan Nias Barat untuk mengembangkan pariwisata dan perkebunan di Pelabuhan Sirombu, Nias Barat, Kepulauan Nias, Jumat (9/6).
Tonggo Sibarani
Bupati Simalungun JR Saragih bangun kerjasama dengan Nias Barat untuk mengembangkan pariwisata dan perkebunan di Pelabuhan Sirombu, Nias Barat, Kepulauan Nias, Jumat (9/6).

MetroTabagsel.com, NIAS BARAT – Kinerja semangat baru untuk Sumatera Utara terus dihidupkan Bupati Simalungun JR Saragih guna menghidupkan perekonomian di Kabupaten Simalungun.

Langkah ini diambil JR Saragih untuk bekerjasama dengan wilayah lainnya di Indonesia, termasuk Kepulauan Nias.

Kehadiran Bupati Simalungun JR Saragih ke Nias didampingi oleh jajaran pemerintahan Kabupaten Simalungun, anggota DPRD serta sejumlah anggota Partai Demokrat.

Nias yang merupakan kepulauan terdepan di wilayah Sumatera Utara ini menjadi tujuan JR Saragih untuk melakukan pengembangan baik dari sisi pariwisata maupun perkebunan.

Menurutnya, Kepulauan Nias memiliki kesamaan dengan Kabupaten Simalungun baik dari sisi budaya, suku maupun agama sehingga sangat tepat bila melakukan kerjasama antara kedua daerah itu.

“Saya datang ke Nias selain bersilaturahmi sekaligus melihat potensi apa yang bisa dibawa ke Simalungun. Karena bila dilihat, maka pertukaran ekonomi bisa dilakukan antara Nias dengan Simalungun​,” ucap Bupati Simalungun JR Saragih di Pelabuhan Sirombu, Nias Barat, Kepulauan Nias, Jumat (9/6).

Diakuinya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan dalam mengembangkan potensi di Kabupaten Simalungun yakni Pariwisata dan Perkebunan. Terlebih, Nias dan Simalungun sama-sama kaya potensi akan keduanya.

Untuk Nias itu sendiri, dari sisi perkebunan ada karet dan kelapa. Sementara dari sisi Simalungun terdapat kelapa sawit, kopi dan karet. Sedangkan dari sisi pariwisata maka budaya menjadi keberagaman antara keduanya.

“Kita bisa bertukar budaya antara Nias dengan Simalungun. Sehingga dua kebudayaan ini bisa ditampilkan di Danau Toba. Hal ini akan memperkaya potensi keduanya untuk bersatu sehingga kesatuan budaya di Indonesia akan semakin bersatu,” paparnya lagi.

Hal serupa juga diaminkan oleh Bupati Nias Barat Faduhusi Daeli, di mana Nias Barat dengan Simalungun bisa menyatukan visi dan misi guna mewujudkan pariwisata untuk bisa dikenal lagi.

“Simalungun memiliki Danau Toba yang indah yang ada di Parapat. Melalui Simalungun, maka kami juga bisa belajar bagaimana membuat Nias Barat bisa dikenal pariwisatanya seperti Simalungun,” bebernya.

Faduhusi Daeli menambahkan, jika pihaknya juga terus berbenah diri untuk menjadikan Nias Barat jadi lebih indah. Pasalnya, Nias Barat pernah mengalami duka terdalam pasca diterjang bencana tsunami beberapa tahun silam.

“Kami juga mengapresiasi kepada Bupati Simalungun JR Saragih yang mau berbagi pengalaman untuk mengembangkan Nias Barat,” pungkasnya. (osi/msg)

  • Linkedin