Menu

Pantai Muara Upu, Bagai Mutiara Tersembunyi Ramai Pengunjung

Amran Pohan
Suasana antusias warga menghabiskan libur Tahun Baru 2018 di Pantai Muara Upu Kabupaten Tapsel yang cukup eksotis.

MetroTabagsel.com, TAPSEL – Pemkab Tapsel dinilai belum bisa memanfaatkan keindahan Pantai Muara Upu sebagai salah satu objek wisata, yang bepotensi meningkatkan Pendapan Asli Daerah (PAD). Sebab, walau sangat ramai dikunjungi, keindahan Pantai di Kecamatan Muara Batangtoru ini belum mendapat sentuhan dan pengelolaan.

Pantauan Metro Tabagsel, Senin (1/12), satu satunya garis pantai dengan panjang sekitar 17 km, milik Tapsel tersebut ramai dikunjungi warga.

Ribuan warga sangat menikmati keindahan alam yang menyajikan pemandangan indah dengan tanaman kayu dipinggiran pantai.
Sarana jalan yang masih belum maksimal, tak mengurangi antusias warga dari berbagai wilayah di Tapsel dan daerah tetangga menghabiskan liburan tahun baru di Pantai Muara Upu.

Beberapa pengunjung mengakui, pantai yang ada di Tapsel ternyata sangat indah dan menjanjikan. Tetapi belum dikelola dengan baik. Tak hanya sarana jalan dan jembatan, keindahan alam dipantai itu juga tak ada pengelolaan.

“Kekayaan alam begitu menjanjikan, tetapi dibiarkan bebas tanpa pengelolaan sama sekali. Padahal sudah ramai dikunjungi dan tempatnya sangat indah,” terang Zulkarnaen (43).

Salah satu indikator kurangnya perhatian Pemkab dalam mengelola kekayaan alam tersebut sambung warga, masih minimnya sarana jalan dan jembatan. Bayangkan, untuk menempunhnya dari Batangtoru dengan jarak hanya sekitar 35-40 km, membuthkan waktu dua jam untuk kenderaan roda 4.

Sebab, sebagian jalan masih berupa jalan perkerasan. Dan sebagian jalan beraspal sudah kupak-kapik digilas truk bertonase tinggi pengangkut hasil bumi setiap hari.

“Padahal jika kondisi jalan bagus, jarak tempuhnya hanya sekitar 1 jam,” ucapnya.

Hal serupa juga diutarakan Dermawan (50). Dilokasi pantai juga tak ada pengelolaan dari pihak pemerintah. Hal itu dibuktikan dengan masih bebasnya kenderaan dan warga keluar masuk memanfaatkan potensi itu secara gratis.

“Jika dikelola, kan bisa dipungut parkir dan biaya kebersihan, dan itu sudah menjadi bentuk sederhana dari PAD, sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi warga setempat. Tetapi, kuncinya harus dikelola dulu. Dibenahi fasilitas, terutama jalan dan jembatan, sehingga pengunjung merasa nyaman,” ungkap berharap.

Menurut warga, pantai Muara Upu Kecamatan Muara Batangtoru merupakan mutiara yang tersembunyi di Tapsel. Dan diyakini suatu saat akan menjadi primadona bagi wisatawan.

“Tempatnya sangat indah, suasananya mirip di Ancol,” Efrida (41) pengunjung lainnya yang mengaku sangat terpesona dengan pantai milik Tapsel tersebut. (ran)

  • Linkedin