Menu

Pesona Wisata Air di Batang Angkola

wisata-angkola
Pemandangan Sungai Batang Angkola.

MetroTabagsel.com, TAPSEL – Sungai Batang Angkola memiliki muara ke Sungai Batang Gadis, tepatnya di Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal.

Di pertemuan dua sungai ini, membentuk rawa atau yang disebut Rodang. Rodang semakin luas ditambahi aliran anak sungai Simangambat. Di sini banyak masyarakat yang menggantungkan hidup sebagai nelayan atau petani.

Umumnya, para petani dan nelayan menggunakan biduk sebagai angkutan di mana mereka menaruh luka dan jaring. Sementara, petani yang memiliki ladang di antara rodang juga menggunakan biduk sebagai perlintasan.

Di muara sungai, masyarakat juga mempunyai usaha jasa angkutan getek atau perahu yang diikat sebagai perlintasan meretas sungai. n

Ada juga yang menggunakan boat (perahu dengan mesin) sebagai perlintasan yang dapat mengitari sungai Batang Gadis, Batang Angkola atau ke Rodang, di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Siabu. Menariknya, mengitari Sungai dan Rodang dengan menggunakan boat, sepanjang perjalanan, di pinggiran sungai banyak terlihat warga yang tengah memancing. Tak hanya itu, pepohonan yang berada di tengah-tengah air juga memiliki pesona tersendiri.

Banyak berbagai jenis burung melayang-layang dan menukik ke permukaan air yang lebarnya di atas lima puluh meter. Bahkan, terlihat indah, sepasang elang kepala putih bertengger di cabang pohon buah kedondong yang juga berada di antara permukaan air.

“Ada juga Cucak Ijo, Kacer, Kapas tembak. Macam macam burung disini,” sergah Dayat Batubara (13), pengemudi boat yang penulis tumpangi, Minggu (15/1) di atas sungai Batang Angkola yang membelah Tanah Tombangan Angkola dan Siabu. Sedangkan jenis ikan yang beranak pinak di sungai dan sekitar Rodang ada Gabus, Muhajir, Nila, Limbat bahkan sampai jenis Inggit-inggit dan belut. (san)

  • Linkedin