Menu

Jaga Mamak, Kaulah Pengganti Ayah Cari Rezeki

Ilustrasi
Ilustrasi

MetroAsahan.com, TANJUNGBALAI – Dua pria Zainul (42) warga Dusun IV Desa Bagan Asahan Pekan, Kabupaten Asahan bersama temannya Hasanuddin Munthe (32), warga Jalan Dane dibekuk polisi, Selasa (13/6) sekira pukul 01.00 Wib. Pasalnya, kedua buruh disalahsatu gudang pembutan belacan ini mengkonsumsi sabu.

RH, istri dari Zainul menjelaskan, pada awalnya dirinya  sedang berada di rumah bersama anak-anak. Pagi harinya, dirinya mendapat kabar dari teman suaminya, bahwa abah tu ditangkap polisi.

“Pagi itu saya bersama lima anak saya dari yang kecil hingga yang dewasa baru tamat SLTA mendatangi Mapolsek, ternyata benar saya lihat suami saya bersama temanya berada di ruangan kamar Mapolsek. Saya langsung minta tolong kepada oknum polisi berpakaian sipil.  Pak tolong lepaskan suami saya,  kasihanilah kami ini orang ngak punya. Rumah saja menyewa. Anak-anak kami banyak, siapa yang ngasi kami makan. Suami saya itulah tulang punggung  kami untuk menapkahi setiap harinya. Jika suami saya ditahan, hajablah kami,” ujat ibu lima anak itu bermohon agar sepedamotor yang dibawa suaminya saat ditangkap dapat dikembalikan.

Dengan tangan diborgol, keduanya akan dibawa ke Polsek Kec Sei Kepayang.  RH sempat memeluk suaminya dan berkata, abang lihatlah anak-anak kita datang melihat abang. Bagaimana kami ini kedepan dan kelanjutan sekolah anak kita. Bayangkan bang untuk mendapatkan beli baju hari raya anak kita yang kelas 6 SD terpaksa ke laut tangkap sotong. Suara jerit dan tangis datang dari anak perempuan yang baru tamat SLTA. Tetesan air mata sekeluarga itu membuat salah seorang oknum polisi berpakaian sipil kelihatan sedih dan tak dapat berbuat banyak dan memberikan kata-kata sabar dan nasihat kepada ibu bertubuh bongsor itu.

Tatkala keduanya diboyong ke atas beca menuju Polsek Kes Sei Kepayang,  Zainul sempat melambaikan tangan dan berucap  kepada anaknya yang kelas 6 untuk menjaga mamak. “Kaulah pengganti ayah cari rejeki. Urus mamak ya,” ujarnya seraya beca meluncur kencang dengan pengawalan polisi.

Sementara itu ibu dari Hasanuddin tanpak pasrah melihat anaknya yang sudah beristri dibawa polisi seraya menangis dan berkata, kau anakku yang ku sayang. Semoga penyakit sesak mu tak kambuh selama di tahanan. Hati-hati kaca mata resep mu jangan terjatuh dan pecah,”  ujar ibu yang bertubuh gemuk.

Salah seorang oknum polisi berpakaian sipil dengan  pistol di pinggang saat dimintai keterangan tentang penangkapan kedua tersangka bersama barang bukti, beliau tidak bisa menjelaskan secara rinci dan berkata silakan hubungi Kapolsek Kec Sei Kepayang. “Nanti bisa simpang siur keterangannya,” ujar oknum Polisi yang bertugas di Mapolsek Asahan Mati ini.

Terpisah Kapolsek Kec Sei Kepayang AKP H Prasetiyo saat dihubungi melalui ponselnya membenarkan bahwa keduanya sedang dilakukan pemeriksaan. Setelah selesai, nantinya kami limpahkan ke Sat Narkoba Polres Asahan. Barang bukti satu bungkus kecil sabu, kaca pirek, dua buah pipet dan satu mancis. Diduga keduanya  mengkonsumsi sabu. (ILU)

  • Linkedin
loading...