Menu

Waduh! Bos Perabot Pergoki Istri Dicumbu Karyawan

Ilustrasi
Ilustrasi

MetroTabagsel.com – Sudah diberi pekerjaan dan dianggap keluarga, Sutejo (20) nama asal comot, tega menyelingkuhi Surti (35) nama samaran. Mirisnya, Surti merupakan istri bos perabot, tempatnya kerja.

Terbongkarnya perselingkuhan itu diketahui langsung oleh Pitung (40) juga nama samaran. Pitung memergoki istrinya bersama karyawannya sedang bercumbu di kamar mandi, di Jalan Suasa, Pasar 4, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, kemarin sore. Kasus perselingkuhan itu telah ditangani Polsek Medan Labuhan.

Informasi diperoleh menyebut, sebagai pengusaha perabot rumah tangga, Pitung yang telah lelah mengurusi usahanya istirahat tidur siang di kamar rumahnya. Tiba-tiba, bapak anak tiga ini terbangun dari tidur karena mendengar suara desahan dari kamar mandi. Penasaran dengan suara itu, Pitung mendekati pintu kamar mandi.

Curiga, pria ini langsung mendobrak pintu kamar mandi hingga terbuka. Pengusaha perabot ini pun melihat langsung istrinya sedang dicumbu karyawannya. Emosi, pasangan selingkuh itu langsung dibawa ke ruang tamu dan diinterogasi sambil disaksikan Polmas dan Kepling setempat. Merasa tak senang dengan perbuatan yang dilakukan istri dan karyawannya, Pitung menyerahkan kasus tersebut ke Polsek Medan Labuhan.

Di kantor polisi tersiar kabar, hubungan selingkuh antara istri bos perabot dan karyawan kerja itu sudah berlangsung selama lima bulan. Padahal, Tejo sebagai karyawan sudah dianggap adik oleh Pitung.

“Tega kali karyawannya itu, padahal selama ini sudah dianggap adik sama bapak itu. Masa sanggup selingkuh istri bapak itu,” kata warga yang tak menyebutkan namanya saat berada di Polsek Medan Labuhan.

Pantauan Sumut Pos (grup koran ini), tampak kedua belah pihak yang berselingkuh dilakukan penyelesaian secara kekeluargaan. “Masih mediasi sama polisi, jadi belum tahu bagaimana kelanjutanya,” tutur pria berusia 40 tahun tersebut. Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan AKP Ponijo mengatakan, masalah perselingkuhan itu masih diselesaikan dengan cara mediasi dengan Polmas. “Kasus itu belum dilaporkan, masih dimediasi sama Polmas,” jelas Ponijo.(fac/ala/sp)

  • Linkedin