Menu

Murid SD Diajak Kelola Keuangan Sejak Dini

Bank Mestika dalam literasi keuangan di SD St Xaverius Kota Psp, Rabu (8/11).
(Samman Siahaan/Metro Tabagsel
Bank Mestika dalam literasi keuangan di SD St Xaverius Kota Psp, Rabu (8/11).

MetroTabagsel.com-Bank Mestika Cabang Padangsidimpuan, Rabu (8/11) di SD St Xaverius Kota Psp mengajarkan anak didik untuk bijak menabung dan disiplin mengelola keuangan sejak dini.

Dipimpin langsung Pimpinan Bank Mestika Cabang Psp Edy Wongso bersama pegawai lain Muhammad Febriyandri, Lia Andriani dan Wanda Herdiansyah menerangkan, pada anak didik di kelas VI SD yang berada di Jalan Danau Toba itu untuk bijak dan mempersiapkan masa depan yang baik dengan disiplin mengelola keuangan sejak dini, salah satu caranya dengan menabung.

Muhammad Febriyandri, pegawai yang menjadi pembicara, lebih dahulu memperkenalkan pengetahuan umum tentang uang secara fisik dan fungsi. Kemudian, terangnya, untuk menjadi sukses dengan masa depan yang baik, setiap orang mesti disiplin.

“Disiplin dengan sanksi dan disiplin dengan kesadaran. Disiplin kita kaitkan dengan sukses, kalau kita ingin sukses belajar, harus disiplin,” ajaknya pada murid SD St Xaverius itu.

Pada anak yang sudah duduk di bangku kelas VI sekolah dasar, sangat penting adalah disiplin keuangan. Sebagai contoh tindakan, dengan selalu mendahulukan kebutuhan daripada keinginan.

“Kebutuhan berarti apa yang harus dipenuhi. Memanfaatkan uang dengan benar sama dengan menabung. Untuk apa kita menabung? Untuk keperluan mendadak. Jika uang kita sudah terkumpul kita dapat membeli apa yang kita butuhkan atau inginkan. Selain itu, untuk menjamin masa depan yang baik. Menggunakan uang yang kita tabung tadi untuk kebutuhan sekolah, saat SMP nanti atau sampai kuliah,” terangnya pada murid SD yang berjumlah 42 anak dalam ruang kelas tersebut.

Dan sebaiknya, kata pegawai Mestika itu, anak usia sekolah menabung di bank dengan tabungan jenis Simpanan Pelajar. Alasannya, karena lebih aman, praktis dengan jaminan Lembaga Penjamin Simpanan, serta terhindar dari sifat boros. Di kelas itu sendiri, dari 42 siswa, ada tig yang mengaku memiliki tabungan di bank.

“Di Mestika ada SimPel atau simpanan pelajar. Tabungan untuk siswa yang diterbitkan secara nasional. Menabung perhari pun bisa,” kata Febriyandri.

SimPel di Bank Mestika itu, memiliki syarat dengan setoran awal Rp5 ribu dan setoran selanjutnya minimal Rp1 ribu, dengan saldo minimum Rp5 ribu dan maksimun Rp250 juta.

“Nasabah SimPel usia di bawah 17 tahun. Jadi dengan tabungan ini, adik adik harus bisa menyikapi uang dengan bijak. Cerdas mengelola masa depan selanjutnya. Ke depan jaman akan semakin sulit dan persaingan semakin sempit,” tuntasnya dalam sosialisasi yang diselingi kuis dan tanya jawab serta penyerahan gift (hadiah).

Dalam penutupan Literasi Keuangan dari Bank Mestika itu, salah seorang siswa, Giselle menyampaikan terimakasih atas ilmu pengetahuan keuangan yang dipaparkan.

“Kami juga memohon maaf, kalau tadi kami, teman-teman di kelas ini malu-malu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dipaparkan,” ungkap Giselle mewakili kelasnya. (san/mtabag)

  • Linkedin